LAMBO CYBER
Kesuksesan hari ini bukanlah akhir dari perjuangan
Selasa, 24 Agustus 2010
Senin, 23 Agustus 2010
Negara Maju dan Negara Berkembang
Penggolongan suatu
negara menjadi negara maju atau berkembang dapat diketahui berdasarkan indikator-indikator berikut :
i. Tingkat kesehatan rendah
a.Indikator kuantitatif (data yang dapat dihitung), misalnya:
1) jumlah dan kepadatan penduduk
2) tingkat pertumbuhan penduduk;
3) angka beban tanggungan;
4) angka beban tanggungan; dan
5) usia harapan hidup.
b. Indikator kualitatif (data yang hanya dapat dibandingkan),misalnya :
1) etos kerja dan pola
pikir;
4) tingkat kesehatan;
2) tingkat pendidikan;
5) pendapatan; dan
3) mata pencaharian;
6)
kesadaran hukum.
Harm J de Blij membedakan negara berkembang dan negara maju didasarkan pada tingkat
perkembangan ekonominya. Karena itu pengelompokan negara berkembang dan negara maju,
mengacu pada indikator sebagai berikut :
1. Pendapatan nasional per
kapita, diperoleh dengan membagi jumlah keseluruhan pendapatan Negara per tahun dengan jumlah seluruh penduduk. Bila pendapatan nasional
lebih dari 10.000 US$ Negara tersebut dikelompokkan sebagai negara maju. Bila hasil bagi kurang dari 8.000 US$, tergolong negara berkembang.
2. Struktur mata pencaharian penduduk. Jika persentase tenaga kerja sebagian besar memproduksi bahan makanan pokok, Negara tersebut Negara berkembang.
3. Produktivitas per
tenaga kerja, diperoleh dari seluruh produksi sat tahun dibagi dengan seluruh angkatan kerja.
4. Penggunaan energi per orang, semakin tinggi penggunaan energi Negaratersebut tergolong negara maju.
5. Fasilitas transportasi dan komunikasi per
orang. Ditentukan dengan panjang jalan kereta api, jalan raya, frekuensi perhubungan udara, telepon, jumlah televisi. Makin tinggi indeksnya makin maju negara tersebut.
6. Penggunaan logam
yang di olah. Semakin banyak logam yang di olah semakin maju negara tersebut.
7. Ukuran lain adalah tingkat melek huruf penduduk, tingkat penggunaan kalori per
orang, tingkat pendapatan keluarga dan jumlah tabungan per
kapita

Pengertian dan Ciri Negara Maju
Negara
maju adalah negara yang rakyatnya memiliki kesejahteraan atau kualitas hidup yang
tinggi.
Ciri-ciri negara maju antara lain sebagai berikut :
a. Sumber Daya Alam Dimanfaatkan secara Optimal
b. Dapat Mengatasi Masalah Kependudukan
c. Produktivitas Masyarakat Didominasi Barang-Barang Hasil Produksi dan Jasa
d. Tingkat
dan Kualitas Hidup Masyarakat Tinggi
e. Ekspor yang Dilakukan adalah Ekspor Hasil Industri dan Jasa
f. Tercukupinya Penyediaan Fasilitas Umum
h. Kesadaran
Hukum, Kesetaraan Gender, dan Penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia
dijunjung Tinggi
i. Tingkat
Pendidikan Relatif Tinggi
j. Tingkat
Pendapatan Penduduk Relatif Tinggi
k. Tingkat Kesehatan Sudah Baik
Pengertian dan Ciri Negara Berkembang
Negara berkembang adalah negara yang rakyatnya memiliki tingkat kesejahteraan atau kualitas
hidup taraf sedang atau dalam perkembangan.
Ciri-ciri negara berkembang :
Berbagai tekanan dan masalah kependudukan yang merupakan masalah kompleks di
negara- negara berkembang, antara lain:
1) laju pertumbuhan dan jumlah penduduk relatif tinggi;
2) persebaran
penduduk tidak merata;
3) tingginya angka beban tanggungan;
4) kualitas penduduk relatif rendah;
5) angka kemiskinan dan pengangguran relatif tinggi;
6) rendahnya pendapatan perkapita
Produktivitas Masyarakatnya Masih Didominasi Barang-Barang Primer
Hal ini dikarenakan, pada umumnya > 70% penduduk di negara berkembang berlatar belakang kehidupan agraris yang cara pengolahannya masih dilakukan dengan alat dan metode sederhana. Kondisi ini
menyebabkan sebagian besar penduduk negara-negara berkembang masih tinggal di pedesaan
Dalam pemanfaatan SDA, negara berkembang masih bekerja sama dengan
negara maju dalam mengeksploitasi sumber daya alam yang dimiliki.
Hasil sumber daya alam ini pada akhirnya dijadikan komoditas perdagangan
(ekspor) karena belum memiliki teknologi untuk
mengolahnya lebih lanjut.
Negara berkembang mengandalkan ekspor dari hasil alam mentah
Negara
berkembang pada umumnya sedang giat-giatnya melakukan pembangunan, namun terbentur kendala modal dan teknologi. Oleh karena itu, mereka cenderung tergantung pada teknologi dan kucuran
dana (baik hibah ataupun pinjaman) dari negaranegara yang lebih maju (negara donor) demi kelangsungan pembangunan yang sedang dijalankan. Pada praktiknya, negaranegara donor tersebut
memberikan pengaruh yang bersifat mengikat dan terkesan mendikte terhadap negara-negara yang dibantunya.
Kemampuan pemerintah negara berkembang dalam bidang keuangan negara pada umumnya terbatas. Hal inilah yang menyebabkan keterbatasan fasilitas
umum yang mampu disediakan oleh pemerintah
1. Tingkat Kesadaran Hukum, Kesetaraan Gender, dan Penghormatan terhadap
Hak Asasi Manusia Relatif Rendah
2. Tingkat
partisipasi masyarakat dalam penegakan hukum relatif masih rendah.
Masyarakatnya (termasuk pejabatnya) masih banyak yang melakukan
kecurangan-kecurangan hukum tanpa rasa malu.
3. Bentuk-bentuk pelanggaran hukum yang terjadi, antara lain pemaksaan
kehendak, penyuapan,
korupsi, kolusi, nepotisme, perusakan fasilitas umum, dan
sebagainya.
4. Kesetaraan gender juga belum membudaya, wanita yang aktif bekerja masih
dianggap sebagai hal yang kurang pantas menurut
beberapa kalangan.
Penegakan dan perlindungan hak asasi manusia juga belum dapat dilaksanakan secara optimal
Tingkat pendidikan
pendudukan di negara-negara berkembang secara umum
masih rendah. Hal tersebut dikarenakan sarana dan prasarana pendidikan baik
formal maupun nonformal masih terbatas dan belum memadai sehingga belum
dapat dijangkau oleh seluruh penduduk di negara tersebut. Akibatnya, masih
banyak dijumpai penduduk yang buta huruf.
•Mayoritas penduduk
negara berkembang bekerja pada sektor pertanian yang umumnya masih dikerjakan secara tradisional.
•Tingkat pendidikan serta penguasaan Iptek oleh penduduk yang rata-rata masih rendah menyebabkan penduduk tidak mampu bersaing untuk bekerja atau menciptakan pekerjaan di sektor lain.
•Kondisi demikian mengakibatkan penduduk negara berkembang memiliki penghasilan
atau pendapat rata-rata yang relatif rendah, sehingga pendapatan perkapita juga
rendah.
Taraf kehidupan penduduk negara berkembang yang masih rendah juga berdampak pada tingkat kesehatan penduduknya.
Pada umumnya penduduk negara berkembang belum memiliki kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Minimnya sarana dan prasarana kesehatan menyebabkan tingkat kesehan
rata-rata penduduk di negara berkembang masih rendah juga ditandai dengan angka
kematian dan angka kelahiran tinggi,
sedangkan angka harapan hidup rendah
Sumber : Dari berbagai media
Langganan:
Postingan (Atom)